Tutorial Install Dropbear di Centos 6



Dropbear adalah server dan klien SSH yang relatif kecil. Dropbear berjalan pada berbagai platform berbasis POSIX. Dropbear merupakan perangkat lunak open source, didistribusikan di bawah lisensi MIT-style. Dropbear sangat berguna untuk “embedded”-type sistem Linux (atau Unix lainnya), seperti router nirkabel.
Fitur Dropbear

  • Hanya membutuhkan memory yang relatif kecil untuk lingkungan memori-terbatas – Dropbear dapat mengkompilasi hingga 110KB terkait statis binary dengan uClibc di x86 (hanya pilihan minimal yang dipilih)
  • Server dropbear mengimplementasikan X11 forwarding, dan authentication-agent forwarding untuk OpenSSH klien
    Dapat dijalankan dari inetd atau standalone
  • Kompatibel dengan OpenSSH ~/.ssh/authorized_keys otentikasi key publik
  • Server, client, keygen, dan converter kunci dapat dikompilasi ke dalam binary tunggal (seperti busybox)
  • Fitur dapat dengan mudah dinonaktifkan ketika kompilasi untuk menghemat ruang memory
  • Mode multi-hop menggunakan SSH TCP forwarding untuk tunnel melalui beberapa host SSH dalam satu perintah.

Ini adalah panduan lengkap cara install Dropbear di Linux CentOS VPS beserta konfigurasinya, dengan menginstall Dropbear anda bisa berjualan akun SSH untuk tunelling SSH dengan vps hosting anda. Berikut langkah-langkah install dan konfigurasi Dropbear.

Add Epel Repository

  1. Langkah awal perlu di tambahkan repo dari epel. caranya dengan perintah berikut, sesuaikan dengan versi Linux CentOS yang digunakan:

RHEL/CentOS 6 32-Bit

Untuk RHEL/CentOS 6 64-Bit

2. Kemudian update sistem linux VPS Anda

3. lalu setelahnya Anda install Dropbear dengan command sebagai berikut

4. Kemudian konfigurasi file Dropbear yang sudah di install tadi dengan nano

[simterm]nano /etc/init.d/dropbear [/simterm]

5. kalo file tersebut tidak ada coba dibawah ini

6. Kalo anda belum pernah memasang editor nano pada VPS Anda silahkan install terlebih dahulu dengan command

7. lanjut saat Anda menkonfigurasi port yang akan digunakan untuk SSH Dropbear, edit dan tambahkan kode berikut yang dikasih warna:

8. Jika Anda ingin menambahkan port selain 443 anda tinggal menambahkan port lainnya seperti contoh dibawah ini

9. kemudian simpan file konfigurasi yang sudah Anda ubah tadi dengan menekan Ctrl+X -> lalu tekan y -> tekan Enter

10. Kemudian start SSH drobear Anda

11. kemudian supaya dropbear start otomatis saat setelah VPS Anda direstart tinggal tambah command sebagai berikut

12.Dan ketikkan perintah berikut jika anda ingin bisa di bin/false supaya user tidak bisa mengakses Command Shell

13. Terakhir silahkan restart dropbear dengan perintah

yang perlu Anda ingat saat menentukan Port yang Anda gunakan untuk SSH dropbear ini adalah port tersebut tidak digunakan oleh aplikasi lainnya seperti OpenVPN, atau misalkan webserver seperti Apache pada port 443 biasanya digunakan untuk aksess website yang ada SSLnya.
Sekian Tutorial kali ini..
 

Admin

Admin

Owner Website ini

Mungkin Anda juga menyukai

Scroll Up